Sosial

Program Sunnah Harian Bersama Kelas 6

R

Rino Mahendra

23 Februari 2026

1 menit baca
292 views
Program Sunnah Harian Bersama Kelas 6

Hari pertama masuk di bulan Ramadan, Sekolah Alam Tanjung Tabalong menghadirkan program baru: pembacaan sunnah harian setiap ba’da dzuhur oleh siswa kelas 6 dari buku 40 Sunnah di Bulan Ramadan terbitan Rabithah Alawiyah. Sunnah pertama dibacakan oleh Abang Affan tentang anjuran makan sahur, disertai hadis Rasulullah SAW, “Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan” (HR. Bukhari-Muslim). Program ini menjadi langkah sederhana untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap sunnah Nabi sejak dini.

Hari pertama masuk sekolah di bulan Ramadan terasa lebih istimewa di Sekolah Alam Tanjung Tabalong. Tahun ini, setiap ba’da dzuhur hadir program baru yang inspiratif: kakak kelas 6 membacakan dan membagikan satu sunnah di bulan Ramadan kepada seluruh warga sekolah. Materi yang dibacakan diambil dari buku 40 Sunnah di Bulan Ramadan terbitan Rabithah Alawiyah, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai sunnah secara sederhana namun bermakna.

Hari ini, sunnah pertama dibacakan oleh Abang Affan Zaidan Fayyadhi. Dengan penuh percaya diri, ia menyampaikan tentang pentingnya makan sahur bagi orang yang berpuasa. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa disunnahkan bagi setiap muslim yang berpuasa untuk makan sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan.

Affan juga membacakan hadis Rasulullah SAW: “Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari-Muslim). Hadis ini mengingatkan bahwa sahur bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi juga bagian dari mengikuti sunnah Nabi dan meraih keberkahan dalam menjalani ibadah puasa.

Program sederhana ini diharapkan menjadi penguat semangat Ramadan, sekaligus membiasakan siswa untuk mencintai dan mengamalkan sunnah dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

SATT Gelar Bazar Barang Layak Pakai, Salurkan Rp1,52 Juta rupiah untuk Masyarakat Desa Simpung Layung

SATT Gelar Bazar Barang Layak Pakai, Salurkan Rp1,52 Juta rupiah untuk Masyarakat Desa Simpung Layung

Dalam rangkaian penutupan Live In Guru di Desa Simpung Layung, SATT menggelar bazar pakaian dan barang layak pakai bersamaan dengan kegiatan jalan santai pada 16 Agustus 2026. Barang donasi dari orang tua siswa dijual dengan harga Rp5.000–Rp25.000 dan berhasil mengumpulkan Rp1.520.000. Dana tersebut diserahkan oleh Kepala SD SATT, Rino Wahyu Bagus Mahendra, kepada Kepala Desa Simpung Layung untuk kepentingan masyarakat. SATT menyampaikan terima kasih kepada para donatur, warga, pemerintah desa, serta RT 8, 11, dan 12 atas dukungan selama kegiatan Live In.

16 Personel SATT Jalani Live In di Desa Simpung Layung, Guru Belajar dan Bersosialisasi Bersama Masyarakat

16 Personel SATT Jalani Live In di Desa Simpung Layung, Guru Belajar dan Bersosialisasi Bersama Masyarakat

Sebanyak 19 personel SATT, terdiri dari 16 guru dan 3 perwakilan Yayasan Mutiara Insan Saraba Kawa, tiba di Desa Simpung Layung pada 14 Agustus 2026 untuk mengikuti program Live In. Rombongan disambut Kepala Desa Suriansyah beserta perangkat desa dan seluruh ketua RT. Para guru dibagi ke RT 8, 11, dan 12 untuk tinggal bersama warga, bersosialisasi, membantu aktivitas masyarakat, serta belajar langsung dari kehidupan desa. Mereka juga akan terlibat dalam persiapan sedekah bumi dan kegiatan HUT RI. Sebagai bagian dari kegiatan sosial, SATT membawa pakaian layak pakai dan donasi orang tua siswa untuk dijual murah kepada masyarakat. Seluruh hasil penjualan akan diserahkan kepada pemerintah desa.

KKG PJOK "Sosialisasi & Persiapan Festival Olahraga dan Permainan Tradisional (FOPETRA) HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kab. Tabalong 2026"

KKG PJOK "Sosialisasi & Persiapan Festival Olahraga dan Permainan Tradisional (FOPETRA) HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kab. Tabalong 2026"

KKG PJOK Tabalong menyosialisasikan Festival Olahraga dan Permainan Tradisional (FOPETRA) HUT RI ke-81 Kabupaten Tabalong Tahun 2026. ​Rangkaian kegiatan meliputi lomba Balogo (pelajar & umum), Skateboard, Panahan, Layang-layang Hias, Baparit Gelasan, Senam Lansia, Zumba, serta permainan tradisional (Enggrang, Lari Balok, Bakiak, dan Sepeda Lambat).